Call us: (022) 6674696 | Fax: (022) 6670015 | Email: info@stikesbudiluhurcimahi.ac.id

MultiPurpose

Kerjasama Praktek Mahasiswa

STIKes Budi Luhur dan MaHsa Malaysia sepakat menjalin kerjasama, hal ini dilakukan dalam rangka go international STIKes Budi Luhur.


Sebagai tindak lanjut dari kerjasama ini pihak STIKes budiluhur berkomitmen menjalin kerjasama secara komprehensif di bidang pendidikan, salah satunya adalah pertukaran pelajar.

Kerjasama ditujukan untuk meningkatkan pembelajaran dan kurikulum berstandar internasional.

Kerjasama dengan pihak Mahsa university ini dalam bentuk kunjungan praktek mahasiswa mahsa university sebanyak 5 orang ke STIKes Budi Luhur dan RS Cibabat.

Kegiatan praktek mahasiwa mahsaa dr tgl 9 april-27 april 2012. Materi praktek adalah Keperawatan medical Bedah, anak dan maternitas.  Kompetensi ini disesuaikan dengan buku kompetensi dari mahsaa Malaysia.

Dari pihak STIKes Budi Luhur yang menjadi pembimbing adalah ibu Hj. Emy Salmiyah S.Pd.,S.Kp.,Ners.,MM dan  ibu Sada Ukur S.Kp.,Ners untuk KMB, ibu Dedeh R S.Pd.,S.Kp.,Ners untuk anak dan ibu Rudi Karmi., S.Kep untuk maternitas. Dari pihak Mahsa Malaysia adalah Bpk. Iyep,S.Kp

Jadwal kegiatan:

· Tanggal10 April penerimaan mahasiwa masha dipimpin langsung oleh ketua STIKes Budi Luhur Bpk. Ijun Rijwan S., S.KM., M.Kes
· Tanggal 10 -13 April belajar di lab STIKes Budi Luhur
· Tanggal 16 - 24 April praktek di RS Cibabat dibimbing oleh dosen dari STIKes Budi Luhur
· Tanggal 4 mei penutupan
· Tgl 5 kembali ke malaysia

Sebelum terjun praktek di RS Cibabat, mahasiswa Mahsa University Malaysia belajar di Laboratorium STIKes Budi Luhur selama 4 hari dengan materi sesuai dengan buku pedoman kompetensi. Kegiatan praktek meliputi pemasanga oksigen, suction, infus , NGT, EKG,Injeksi, dll.Bentuk kerjasama ini memberikan ilmu yang bermanfaat yang bisa diterapkan kepada mahasiswa STIKes Budi Luhur. Adapun hal yang dapat diambil sebagai contoh adalah :

1. Disiplin mahasiswa, selama praktek dimanapun dan kapanpun selalu membawa nursingkit dan alat2 yang diperlukan selama praktek seperti gunting, klem, penlight, perlengkapan tulis.
2. Selama ini mereka hanya praktek dengan phantom tidak pernah praktek pada manusia langsung namun setelah diterjunkan ke lapangan mereka sudah mahir, hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa fokus terhadap ilmu yang dimiliki.
3. Kompetensi yang terstruktur .
Kompetensi yang belum dicapai adalah hemodialisa dan peritonialdialisa karena RS. Cibabat belum mempunyai fasilitas tersebut.